Mengatur strategi online

Negative keyword adalah kata kunci yang diblokir agar iklan Google Search Ads tidak muncul pada pencarian yang tidak relevan. Contohnya: “gratis”, “lowongan”, “cara membuat”, “review”, “PDF”, dan “apa itu”. Keyword ini sering memicu klik non-buyer dan menyebabkan budget iklan boros tanpa konversi.

Dalam praktiknya, banyak campaign memiliki CTR tinggi tetapi conversion rate rendah karena search intent tidak disaring dengan tepat. Artikel ini akan membahas contoh negative keyword berdasarkan kategori intent, cara mengelompokkannya, serta bagaimana strategi ini membantu meningkatkan kualitas traffic, quality score, dan efisiensi biaya iklan.

Negative Keyword untuk Intent Informasional

Keyword dengan intent informasional sebaiknya diblokir jika campaign Anda difokuskan pada lead atau penjualan langsung.

Intent informasional berarti pengguna hanya ingin belajar, memahami konsep, atau mencari referensi, bukan membeli.

“Apa itu”

Keyword “apa itu” menunjukkan awareness stage paling awal.

Contoh:

Pengguna ini belum memiliki buyer intent. Jika dibiarkan, klik dari keyword ini biasanya menghasilkan bounce tinggi dan conversion rate rendah.

“Cara Membuat” / “Tutorial”

Keyword ini menandakan intent belajar mandiri.

Contoh:

Audiens seperti ini cenderung ingin DIY (do it yourself), bukan menggunakan jasa profesional. Untuk campaign bottom-funnel, keyword ini sebaiknya masuk daftar negative keyword.

“PDF” / “Download”

Keyword “PDF” atau “download” biasanya berkaitan dengan pencarian materi gratis.

Contoh:

Traffic dari keyword ini sering meningkatkan klik tetapi tidak menghasilkan lead karena pengguna hanya ingin akses dokumen.

“Contoh” / “Sample”

Keyword ini menunjukkan pencari referensi, bukan solusi siap pakai.

Contoh:

Jika Anda menjual jasa implementasi, keyword ini sering menghasilkan traffic yang belum siap transaksi.

Untuk memahami kenapa keyword informasional sering tidak menghasilkan konversi, Anda perlu memahami konsep search intent secara lebih mendalam.

Negative Keyword untuk Job Seeker

Keyword kategori ini wajib diblokir untuk bisnis B2B dan agensi.

“Lowongan” / “Loker” / “Gaji”

Keyword ini hampir selalu berasal dari pencari kerja.

Contoh:

Tanpa negative keyword, iklan bisa tampil kepada audiens yang sama sekali tidak memiliki potensi konversi sebagai klien.

Fokus bekerja

Negative Keyword untuk Price Hunter Ekstrem

Keyword kategori ini relevan diblokir jika brand Anda tidak bermain di strategi harga termurah.

“Murah Banget” / “Termurah”

Keyword ini menarik pembanding harga ekstrem.

Contoh:

CTR mungkin tinggi, tetapi conversion rate sering rendah karena ekspektasi harga tidak realistis.

“Bekas” / “Second”

Jika bisnis Anda menjual produk baru, keyword ini sebaiknya diblokir.

Contoh:

Traffic dari keyword ini sering tidak relevan dengan positioning brand.

Negative Keyword untuk Riset Perbandingan

Keyword ini berada di tahap consideration dan perlu dikontrol sesuai strategi funnel.

“Review”

Keyword “review” menunjukkan pengguna sedang membandingkan banyak opsi.

Contoh:

Jika campaign difokuskan ke closing cepat, keyword ini sering menghasilkan klik tanpa keputusan.

“Perbandingan” / “vs”

Keyword ini menandakan pengguna sedang mengevaluasi pilihan.

Contoh:

Bisa digunakan di campaign awareness, tetapi untuk campaign conversion-heavy sebaiknya dipisahkan atau diblokir.

Ringkasan Kategori Negative Keyword

Untuk memudahkan identifikasi dan membaca search term report secara sistematis, berikut tabel pengelompokan negative keyword berdasarkan kategori search intent dan rekomendasi penggunaannya:

KeywordKategori IntentRekomendasi Penggunaan
GratisFreebie SeekerBlokir jika layanan berbayar
Apa ituInformasionalBlokir untuk campaign lead-focused
Cara MembuatEdukasi / DIYBlokir untuk campaign bottom-funnel
TutorialEdukasi / LearningBlokir jika target buyer siap beli
PDF / DownloadAkses Materi GratisBlokir kecuali ada strategi lead magnet
Lowongan / LokerJob SeekerWajib blokir untuk bisnis B2B
GajiCareer ResearchWajib blokir
Murah BangetPrice Hunter EkstremEvaluasi sesuai positioning brand
TermurahPrice ComparisonEvaluasi jika tidak bermain di harga terendah
ReviewResearch / ComparisonGunakan hanya di campaign consideration
Perbandingan / vsBrand EvaluationPisahkan ke campaign awareness
Bekas / SecondSecondary MarketBlokir jika menjual produk baru

Tabel ini membantu Anda membaca search term report dengan lebih sistematis.

Setelah mengidentifikasi keyword berisiko, tambahkan ke daftar negative keyword list agar campaign lebih presisi dan CPC lebih efisien.

Kenapa Negative Keyword Meningkatkan Conversion Rate?

Negative keyword menyaring traffic non-buyer sehingga anggaran iklan hanya digunakan untuk pencarian dengan buyer intent.

Secara praktis:

Dalam banyak audit campaign B2B, 30–50% pemborosan budget sering berasal dari search term yang tidak relevan.

Merencanakan ide

Kesimpulan: Jika Budget Boros, Cek Intent-nya

Jika CTR tinggi tapi conversion rate rendah, kemungkinan besar masalahnya ada pada search intent yang tidak difilter dengan negative keyword.

Jika campaign Anda fokus closing → blokir keyword informasional dan job seeker.
Jika fokus brand awareness → pisahkan ke campaign berbeda.
Jika CPA tinggi → audit search term report dan tambahkan negative keyword list.

Optimasi Google Ads bukan hanya soal menambah keyword, tetapi juga menyaring yang salah.

Kalau iklan Google Ads Anda masih boros tapi hasilnya belum terasa, bisa jadi negative keyword belum tertata dengan baik. Mantap.id siap membantu audit dan optimasi Google Ads berbasis data dan AI, agar setiap klik lebih mendekati konversi.

FAQ

Untuk menjawab pertanyaan yang sering muncul di Google, berikut beberapa pertanyaan umum terkait negative keyword:

  1. Apa itu negative keyword di Google Ads?
    Negative keyword adalah kata kunci yang Anda blokir agar iklan tidak tampil pada pencarian tertentu yang tidak relevan dengan tujuan campaign.
  2. Bagaimana cara menemukan negative keyword?
    Cara terbaik adalah membaca search term report secara rutin dan mengidentifikasi kata-kata yang memicu klik tetapi tidak menghasilkan konversi.
  3. Apakah semua keyword informasional harus diblokir?
    Tidak selalu. Jika strategi Anda mencakup awareness funnel, keyword informasional bisa digunakan di campaign terpisah. Namun untuk campaign lead-focused, biasanya perlu difilter.

Audit Google Ads Anda Sekarang

Jika CTR tinggi tapi conversion rate rendah, kemungkinan masalahnya ada di negative keyword.

Mantap.id siap membantu audit dan optimasi Google Search Ads agar setiap klik lebih mendekati konversi, bukan sekadar menambah traffic, tapi meningkatkan hasil nyata.

Alamat:
Ciputra World, 10th Floor Suite 10-01 Vieloft, Kompleks Superblock
Jl. Mayjen Sungkono No.89, Gunung Sari, Dukuhpakis, Surabaya, East Java 60224

WhatsApp: +62 811-3057-6777
Email: hello@smart-it.co.id
Instagram: @mantapidofficial
Tiktok: mantapidofficial