
Quality Score bekerja sebagai faktor penentu utama peringkat iklan di Google Ads. Meski Anda memasang bid lebih rendah, iklan tetap bisa menang posisi teratas jika memiliki Quality Score tinggi. Ini karena Google menggunakan rumus Ad Rank = Bid × Quality Score, sehingga iklan dengan kualitas terbaik, bukan yang membayar paling mahal, berpeluang tampil di peringkat lebih tinggi. Ketika Ad Relevance, Expected CTR, dan Landing Page Experience Anda kuat, biaya iklan menjadi lebih efisien dan peringkat tetap unggul meski melawan kompetitor dengan bid besar.
Memahami cara kerja Google Ads tidak hanya soal menaikkan bid. Di Indonesia, banyak Owner UMKM, Head of Marketing, dan Digital Marketing Manager masih mengira bahwa peringkat iklan sepenuhnya ditentukan oleh siapa yang mengeluarkan budget terbesar. Padahal sejak 2024 hingga seterusnya, Google menempatkan kualitas pengalaman pengguna sebagai faktor utama. Inilah alasan mengapa Anda bisa memenangkan posisi iklan teratas meski bid lebih rendah daripada kompetitor.
Artikel ini akan membahas rumus Ad Rank, simulasi cara QS bekerja, tiga komponen utama Quality Score, hingga cara melihat skor QS langsung di dashboard Google Ads.
Memahami Rumus Penentu Peringkat Iklan
Peringkat iklan Google Ads ditentukan oleh rumus berikut:
Ad Rank = Bid × Quality Score
Rumus ini penting dipahami karena banyak bisnis yang masih salah kaprah: mengira peringkat hanya soal siapa yang membayar lebih besar. Nyatanya, Google mengedepankan kualitas iklan demi memastikan pengguna mendapatkan hasil yang paling relevan dan bermanfaat.
Dengan Ad Rank ini, Anda bisa mendapatkan posisi premium (Top 1–3) tanpa harus menghabiskan anggaran besar. Semakin tinggi Quality Score, semakin ringan biaya klik Anda dan semakin kuat posisi iklan Anda—bahkan di tengah kompetisi ketat di industri F&B, fashion, skincare, hingga properti.
Simulasi: Iklan (Bid $2, QS 10) Mengalahkan Iklan (Bid $4, QS 4)
Untuk membuktikan pengaruh QS secara nyata, mari lihat simulasi sederhana berikut:
Iklan A:
- Bid: $2
- Quality Score: 10
- Ad Rank = 2 × 10 = 20
Iklan B:
- Bid: $4
- Quality Score: 4
- Ad Rank = 4 × 4 = 16
Hasilnya jelas:
Iklan A menang posisi lebih tinggi, meski bid-nya hanya setengah dari kompetitor.
Mengapa ini bisa terjadi?
Karena Google lebih memprioritaskan iklan yang:
- Relevan
- Berpotensi memberi jawaban terbaik
- Memberikan pengalaman menyenangkan di landing page
Bagi Anda sebagai pemilik bisnis atau marketing leader, hasil simulasi ini menunjukkan bahwa menaikkan bid tanpa perbaikan kualitas hanyalah membuang uang.

Membedah 3 Pilar Utama Penentu Quality Score
Quality Score ditentukan oleh tiga komponen utama:
- Ad Relevance
- Expected CTR
- Landing Page Experience
Pahami ketiganya, dan Anda bisa menurunkan CPC sambil meningkatkan posisi iklan secara signifikan.
a. Fokus #1: Ad Relevance (Membuat Iklan Sangat Relevan)
Google ingin memastikan bahwa setiap iklan yang tayang benar-benar sesuai dengan kata kunci pengguna. Karena itu, Ad Relevance menjadi komponen penting.
Anda bisa meningkatkan Ad Relevance dengan langkah-langkah berikut:
- Menggunakan struktur ad group granular (lebih spesifik).
Misalnya: 1 ad group hanya untuk 1 intent kata kunci.
- Menempatkan kata kunci utama pada headline iklan.
- Menulis deskripsi yang menjawab maksud pencarian secara tepat.
- Memastikan keyword, ad copy, dan landing page saling sinkron.
Semakin relevan iklan Anda, semakin tinggi nilai QS yang diberikan Google. Ini membuat iklan memiliki daya saing kuat meski bid Anda tidak sebesar kompetitor.
b. Fokus #2: Expected CTR (Memicu Klik yang Relevan)
Expected CTR (eCTR) adalah prediksi Google mengenai seberapa besar kemungkinan iklan Anda diklik. Faktor yang memengaruhi eCTR antara lain:
- Copywriting yang jelas dan langsung pada sasaran
- Relevansi kata kunci
- Historis performa iklan
- Tampilan iklan di search query yang tepat
Cara meningkatkan eCTR:
- Tulis headline yang menjawab langsung apa yang dicari user
- Gunakan CTA spesifik seperti:
“Cek Harga”, “Dapatkan Demo”, “Lihat Katalog”, “Bandingkan Harga”
- Gunakan angka, benefit, atau keunikan bisnis
- Hindari bahasa promosi yang terlalu umum
eCTR tinggi berarti iklan Anda menarik dan memenuhi ekspektasi Google, sehingga membantu meningkatkan posisi tayang.
c. Fokus #3: Landing Page Experience (Menjawab ‘Maksud’ Pencarian)
Komponen ini menilai apakah halaman yang pengguna buka memberikan jawaban nyata atas apa yang mereka cari, bukan sekadar halaman yang penuh dengan ajakan membeli.
Untuk memperbaiki faktor ini:
- Pastikan konten sesuai dengan kata kunci yang dicari.
- Kecepatan loading cepat, terutama di mobile.
- Tampilan rapi, tidak membingungkan, dan mudah dibaca.
- Sediakan informasi lengkap: harga, FAQ, testimoni, fitur utama.
- Hindari pop-up berlebihan atau tombol yang tidak jelas.
Landing page yang tidak menjawab kebutuhan pengguna akan membuat QS turun, sehingga biaya CPC meningkat dan posisi iklan melemah.
Cara Cepat Mendiagnosis Skor QS Anda di Dashboard
Salah satu fitur Google Ads modern adalah transparansi metrik Quality Score. Anda bisa melihat komponen QS secara langsung tanpa menebak-nebak.
Berikut cara memeriksanya:
- Masuk ke tab Keywords
- Klik Columns → Modify columns
- Tambahkan:
- Quality Score
- Ad Relevance
- Expected CTR
- Landing Page Experience
- Amati indikator berikut:
- Below Average → wajib perbaikan segera
- Average → cukup, bisa ditingkatkan
- Above Average → optimal
Dengan informasi ini, Anda bisa cepat menemukan titik lemah apakah masalahnya pada copywriting, struktur campaign, atau kualitas landing page.

Jangan Buang Budget Iklan Hanya untuk “Bakar Uang”
Jika Anda merasa iklan terus berjalan tetapi hasilnya tidak meningkat meski bid sudah dinaikkan, besar kemungkinan masalahnya ada pada Quality Score.
QS yang buruk membuat Anda membayar lebih mahal untuk setiap klik, sementara posisi iklan tetap kalah dari kompetitor.
Mengoptimasi QS adalah cara paling efektif untuk membuat Google Ads lebih efisien dan menghemat budget.
Kesimpulan
Quality Score adalah fondasi penting dalam strategi Google Ads modern. Dengan QS tinggi, Anda bisa memenangkan ranking iklan meski bid lebih rendah, mengontrol CPC agar lebih hemat, dan meningkatkan performa kampanye. Tiga pilar utama yaitu Ad Relevance, Expected CTR, dan Landing Page Experience merupakan kunci untuk memastikan iklan Anda relevan dan memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna.
Dengan memahami dan mengoptimalkan setiap komponen QS, bisnis Anda dapat bersaing lebih efektif di pasar digital yang semakin kompetitif.
Untuk memahami performa iklan secara lebih menyeluruh, termasuk bagaimana membaca CTR, CPC, dan Conversion Rate dengan benar, Anda bisa lanjutkan membaca artikel berikut: “CTR, CPC, dan Conversion Rate: Cara Baca Data Iklan Tanpa Pusing”.
Optimalkan Google Ads Bisnis Anda Bersama Mantap.id
Jika Anda ingin memastikan budget Google Ads tidak sia-sia, Mantap.id siap membantu. Mulai dari audit QS, optimasi campaign, hingga perbaikan landing page, tim kami membantu memastikan iklan Anda lebih efisien dan menghasilkan konversi lebih baik.
Hubungi Mantap.id sekarang untuk konsultasi Google Ads yang lebih strategis dan hemat biaya.
Alamat:
Ciputra World, 10th Floor Suite 10-01 Vieloft, Kompleks Superblock
Jl. Mayjen Sungkono No.89, Gunung Sari, Dukuhpakis, Surabaya, East Java 60224
Whatsapp: +62 811-3057-6777
Email: hello@smart-it.co.id